Tempatkan Text atau gambar disini
Masih Proses, Mohon Sabar
Sponsored By :Riau Bertuah.

Sabtu, 24 September 2011

Kapal Terbalik, 13 Tewas, 18 Selamat, 9 Hilang

RAAS (RP)-Kapal Putri Tunggal yang membawa rombongan warga yang menghadiri resepsi pernikahan terbalik di perairan antara Desa Goa-Goa dan Tonduk, Pulau/Kec Raas, Sumenep, Sabtu (24/9), sekitar pukul 10.30. Kapal yang dinakhodai Rian, warga Desa Goa-Goa, itu terbalik setelah bertubi-tubi dihantam ombak.

Akibat kapal terbalik, sekitar 40 penumpangnya tercebur ke laut. Hasil evakuasi, 13 penumpang ditemukan tewas, 18 penumpang selamat, dan sisa penumpang lainnya hilang dan dalam pencarian.

Informasi yang diterima koran ini, kecelakaan laut yang menimpa rombongan warga Desa Goa-Goa yang menghadiri pernikahan di Desa Tonduk terjadi saat perjalanan pulang. Rombongan naik Kapal Putri Tunggal berangkat dari dermaga Desa Tonduk sekitar pukul 07.00. Saat kapal sampai di perairaan antara Desa Goa-Goa dan Tonduk, tiba-tiba kapal dihantam ombak.

Nakhoda mencoba mempertahankan kapal kayunya dari serangan ombak yang bertubi-tubi. Namun, tidak berhasil. Akhirnya, kapal terbalik setelah diterjang ombak besar. Puluhan penumpang terlempar ke laut. Sedangkan kapal  karam ditelan ombak. Puluhan penumpang berteriak dan minta tolong.

Kabar tenggelamnya Kapal Putri Tunggal didengar oleh warga Desa Goa-Goa. Puluhan nelayan Goa-Goa langsung membawa perahunya untuk menyelamatkan para korban. Sedikitnya tujuh perahu menyisir sekitar lokasi kejadian untuk mencari penumpang Kapal Putri Tunggal yang terlempar ke laut.

Hasil pencarian hingga pukul 15.30, korban yang ditemukan 27 orang. Sebanyak 13 korban, salah satunya anak-anak, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Sedangkan 14 korban selamat. Namun, versi kepolisian, penumpang selamat 18 orang. Termasuk sang nakhoda kapal, Rian.  Para korban, baik yang selamat maupun yang meninggal, sudah dievakuasi ke rumahnya masing-masing. Hanya, hingga pukul 16.16 korban meninggal belum dikebumikan, karena masih menunggu proses identifikasi oleh polisi.

Warga Goa-Goa dan polisi terus mencari korban Kapal Putri Tunggal lainnya. Sebab, ditengarai masih banyak korban yang belum ditemukan. Informasi di masyarakat setempat, penumpang kapal sekitar 40 orang. Jadi, masih 9 orang yang belum ditemukan.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian jumlah penumpang. Informasi yang diterima koran ini dari berbagai sumber, ada yang menyebutkan, 30, 35, hingga 40 penumpang. Yang jelas, sebagian besar penumpang kapal adalah perempuan.

Abdul Salam (35) warga Goa-Goa, mengatakan, pencarian para korban terus dilakukan oleh masyarakat dan petugas. “Keluarga korban juga ikut mencari,” katanya melalui sambungan telepon.  Dia menjelaskan, perairan antara Goa-Goa dan Tonduk memang sangat rawan. Di perairan itu sering terjadi kecelakan laut. “Tadi itu (kemarin, red), tidak ada angin sama sekali. Tapi, kok hantaman ombak sangat besar,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Susanto juga tidak bisa memastikan jumlah penumpang Kapal Putri Tunggal itu. “Sekitar 40 orang. Korban selamat 18 orang,” katanya.

Menurut dia, petugas dan warga Goa-Goa terus mencari korban yang hilang. Tim dari Polsek Raas, Nonggunong, dan Sepudi sudah bergerak mencari para korban. “Tim kami melakukan pencarian secara maksimal,” tuturnya.

Bahkan, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini juga akan menerjunkan tim dari Polres Sumenep. “Kepastian kronologis kejadian ini masih didalami. Polair mau berangkat, masih terkendala cuaca,” ujarnya.(yat/mat/jpnn) 

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Kapal Terbalik, 13 Tewas, 18 Selamat, 9 Hilang"

DPRD Siak
Blogger Bertuah