PEKANBARU (RP) - Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Riau kembali menambah pundi-pundi medali emas.
Kontingen Riau meraih medali emas di cabang senam, sepaktakraw dan gulat.
Meskipun begitu, posisi teratas klasemen sementara masih dipegang kontingen Jawa Timur (Jatim) dengan perolehan 11 emas, empat perak dan tiga perunggu, disusul Riau dengan lima emas, 10 perak dan dua perunggu (data selengkapnya lihat tabel).
Emas Riau di hari ketiga ini dipersembahkan M Afrizal dari nomor serba bisa perorangan putra senam, beregu putra sepak takraw dan Andi Gunawan dari cabang gulat.
Dari cabang senam, Riau juga menambah perak yang diraih Agung Suci
Tantio Akbar dari nomor serba bisa perorangan putra dan nomor serba bisa tim yang diperkuat M Afrizal, Agung, Fauzal, Nando dan Diki Utama.
‘’Alhamdulillah, anak-anak berhasil melanjutkan tradisi senam yang selalu menyumbangkan medali emas buat Riau di Popnas beberapa edisi terakhir. Mudah-mudahan tak hanya satu emas, tapi ada tambahan lagi,’’ ujar pelatih PPLP Senam Riau, Ahmad Markos, Sabtu (1/10).
Markos yang juga merupakan penanggung jawab pertandingan senam di Popnas XI menjelaskan di nomor serba bisa tim putra, Riau kalah bersaing dengan Sumatera Barat yang meraih emas. Perunggu di nomor ini diraih tim dari Sumatera Selatan.
Riau berpeluang menambah medali emas lagi karena M Afrizal akan tampil di final gelang-gelang, Ahad (2/10) hari ini. Tak hanya itu, Agung dan M Afrizal juga diandalkan kuda kuda pelana dan semua alat. ‘’Mudah-mudahan mereka tampil prima nanti,’’ ujar Markos.
Selain putra, Riau juga masih mengandalkan atlet putri seperti Rindu dan Intan. ‘’Untuk sementara, putri kami belum mendapatkan medali. Tapi, Rindu dan Intan berpeluang menyumbangkan emas,’’ harap Markos.
Emas Sepaktakraw
Sementara itu, pelatih sepaktakraw Riau, Rio Apandi mengaku bangga dan puas dengan perolehan anak didiknya, karena sukses merealisasikan target dengan satu medali emas. “Dengan tercapainya target ini dari nomor beregu putra, semoga dapat menjadi penyemangat bagi atlet Riau lainnya yang turun,” ujarnya.
Untuk pertandingan selanjutnya, Ahad (2/10), dikatakan Rio, bahwa atlet putri Riau juga berhasil melaju ke partai selanjutnya, “Semoga mereka mampu mengatasi Sumsel yang juga terkenal kuat besok,” singkatnya. Terkait peluang, Rio juga masih berharap pada nomor beregu putra dan double iven.
Pada pertandingan kemarin, Riau berhasil menaklukkan provinsi tetangga, Sumbar, tim pertama yang turun, Riau unggul dengan skor 15-12, 15-10, lalu pada tim kedua, Riau mengalami kekalahan 7-15 dan 11-15, Riau yang tidak ingin kehilanganmuka dihadapan pendukungnya mencoba bangkit di set ketiga da berhsail unggul dengan skor 15-10, 15-8.
Dengan demikian, Cabor Sepak Takraw yang baru memperlombakan satu medali, Perak diraih oleh Sumbar, dan Perunggu didapatkan oleh Jatim dan Jabar.
Gulat Tambah Emas
Setelah pada hari pertama menyumbangkan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, gulat yang bertanding di Ballroom Ratu Mayang Garden Hotel, Sabtu (1/10), tim Riau kembali menambah medali dengan satu emas dan satu perak dan satu perunggu.
Tambahan medali emas Riau disumbangkan oleh Andi Gunawan yang turun di kelas 58 kg, medali tersebut berhasil diraih setelah Andi mampu mengalahkan pegulat Sumbar, Gulastyo dengan skor akhir 3-0.
Sementara Perak disumbangkan oleh Roni Rakhmadi yang turun di kelas 50 kg, Perunggu oleh Subahagia di kelas 42 kg.
Pelatih Gulat Riau, Yuda Setya Nugraha mengaku kecewa dengan hasil yang diraih ini. Hal tersebut dikarenakan Ia berharap dari dua atlet yang bertarung di final dapat menyumbangkan dua medali emas sekaligus bagi tambahan perolehan medali kontingen Riau.
‘’Seharusnya Roni juga bisa menyumbangkan emas, namun karena bahunya sedikit cedera sehingga tidak maksimal, dimana tidak bisa mengangkat dan mengunci lawan dengan tambahan kekuatan yang dimiliki, beruntung Andi bermain maksimal dan menambah perolehan medali emas kita,” ujarnya.
Hari kedua pertandingan gulat kemarin, memperebutkan lima medali emas dari lima kelas yang dipertandingkan. Sementara besok, Ahad (2/10), akan memperlombakan empat medali di mana Riau juga menempatkan empat pegulatnya dalam pertandingan nanti.
Renang Ditunda Hari Ini
Cabang renang yang seharusnya dipertandingkan sesuai jadwal, Sabtu (1/10) ditunda akibat adanya protes dari 25 kontingen peserta di cabor tersebut.
Penundaan ini berdasarkan atas hasil rapat seluruh kontingen bersama tim tecnical delegate, tim keabsahan, dan monitoring dari Persatuan Renang Seluruh Indoensia (PRSI) pusat serta bidang pertandingan Popnas XI.
“Dari pertemuan tersebut didapatkan hasil bahwa pertandingan akan mulai digelar sesuai jadwal dan nomor yang dipertandingkan pada Ahad (2/10) di Hall Renang, Rumbai, dan semua yang hadir sudah menyepakatinya, kesimpulan hasil rapat adalah pertandingan dilanjutkan tanpa melihat status atlet yang tampil, dalam hal atlet Kejurnas atau tidak, seperti yang diributkan daerah lain,” ujar Bidang Pertandingan Popnas, Sanusi Anwar.
Berdasarkan jadwal semula, pertandingan renang yang sejatinya dilangsungkan pada Sabtu (1/10) batal, karena masing-masing provinsi peserta mendapatkan surat edaran yang berisikan bahwa sesuai dengan keputusan PRSI Pusat, atlet renang yang mengikuti Pelatnas tidak diizinkan tampil di kejuaraan junior, hal tersebut berkaitan dengan keberadaan salah seorang atlet berprestai Riau, I Gede Siman yang masuk tim Pelatnas Sea Games.(das/*2)
Kontingen Riau meraih medali emas di cabang senam, sepaktakraw dan gulat.
Meskipun begitu, posisi teratas klasemen sementara masih dipegang kontingen Jawa Timur (Jatim) dengan perolehan 11 emas, empat perak dan tiga perunggu, disusul Riau dengan lima emas, 10 perak dan dua perunggu (data selengkapnya lihat tabel).
Emas Riau di hari ketiga ini dipersembahkan M Afrizal dari nomor serba bisa perorangan putra senam, beregu putra sepak takraw dan Andi Gunawan dari cabang gulat.
Dari cabang senam, Riau juga menambah perak yang diraih Agung Suci
Tantio Akbar dari nomor serba bisa perorangan putra dan nomor serba bisa tim yang diperkuat M Afrizal, Agung, Fauzal, Nando dan Diki Utama.
‘’Alhamdulillah, anak-anak berhasil melanjutkan tradisi senam yang selalu menyumbangkan medali emas buat Riau di Popnas beberapa edisi terakhir. Mudah-mudahan tak hanya satu emas, tapi ada tambahan lagi,’’ ujar pelatih PPLP Senam Riau, Ahmad Markos, Sabtu (1/10).
Markos yang juga merupakan penanggung jawab pertandingan senam di Popnas XI menjelaskan di nomor serba bisa tim putra, Riau kalah bersaing dengan Sumatera Barat yang meraih emas. Perunggu di nomor ini diraih tim dari Sumatera Selatan.
Riau berpeluang menambah medali emas lagi karena M Afrizal akan tampil di final gelang-gelang, Ahad (2/10) hari ini. Tak hanya itu, Agung dan M Afrizal juga diandalkan kuda kuda pelana dan semua alat. ‘’Mudah-mudahan mereka tampil prima nanti,’’ ujar Markos.
Selain putra, Riau juga masih mengandalkan atlet putri seperti Rindu dan Intan. ‘’Untuk sementara, putri kami belum mendapatkan medali. Tapi, Rindu dan Intan berpeluang menyumbangkan emas,’’ harap Markos.
Emas Sepaktakraw
Sementara itu, pelatih sepaktakraw Riau, Rio Apandi mengaku bangga dan puas dengan perolehan anak didiknya, karena sukses merealisasikan target dengan satu medali emas. “Dengan tercapainya target ini dari nomor beregu putra, semoga dapat menjadi penyemangat bagi atlet Riau lainnya yang turun,” ujarnya.
Untuk pertandingan selanjutnya, Ahad (2/10), dikatakan Rio, bahwa atlet putri Riau juga berhasil melaju ke partai selanjutnya, “Semoga mereka mampu mengatasi Sumsel yang juga terkenal kuat besok,” singkatnya. Terkait peluang, Rio juga masih berharap pada nomor beregu putra dan double iven.
Pada pertandingan kemarin, Riau berhasil menaklukkan provinsi tetangga, Sumbar, tim pertama yang turun, Riau unggul dengan skor 15-12, 15-10, lalu pada tim kedua, Riau mengalami kekalahan 7-15 dan 11-15, Riau yang tidak ingin kehilanganmuka dihadapan pendukungnya mencoba bangkit di set ketiga da berhsail unggul dengan skor 15-10, 15-8.
Dengan demikian, Cabor Sepak Takraw yang baru memperlombakan satu medali, Perak diraih oleh Sumbar, dan Perunggu didapatkan oleh Jatim dan Jabar.
Gulat Tambah Emas
Setelah pada hari pertama menyumbangkan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, gulat yang bertanding di Ballroom Ratu Mayang Garden Hotel, Sabtu (1/10), tim Riau kembali menambah medali dengan satu emas dan satu perak dan satu perunggu.
Tambahan medali emas Riau disumbangkan oleh Andi Gunawan yang turun di kelas 58 kg, medali tersebut berhasil diraih setelah Andi mampu mengalahkan pegulat Sumbar, Gulastyo dengan skor akhir 3-0.
Sementara Perak disumbangkan oleh Roni Rakhmadi yang turun di kelas 50 kg, Perunggu oleh Subahagia di kelas 42 kg.
Pelatih Gulat Riau, Yuda Setya Nugraha mengaku kecewa dengan hasil yang diraih ini. Hal tersebut dikarenakan Ia berharap dari dua atlet yang bertarung di final dapat menyumbangkan dua medali emas sekaligus bagi tambahan perolehan medali kontingen Riau.
‘’Seharusnya Roni juga bisa menyumbangkan emas, namun karena bahunya sedikit cedera sehingga tidak maksimal, dimana tidak bisa mengangkat dan mengunci lawan dengan tambahan kekuatan yang dimiliki, beruntung Andi bermain maksimal dan menambah perolehan medali emas kita,” ujarnya.
Hari kedua pertandingan gulat kemarin, memperebutkan lima medali emas dari lima kelas yang dipertandingkan. Sementara besok, Ahad (2/10), akan memperlombakan empat medali di mana Riau juga menempatkan empat pegulatnya dalam pertandingan nanti.
Renang Ditunda Hari Ini
Cabang renang yang seharusnya dipertandingkan sesuai jadwal, Sabtu (1/10) ditunda akibat adanya protes dari 25 kontingen peserta di cabor tersebut.
Penundaan ini berdasarkan atas hasil rapat seluruh kontingen bersama tim tecnical delegate, tim keabsahan, dan monitoring dari Persatuan Renang Seluruh Indoensia (PRSI) pusat serta bidang pertandingan Popnas XI.
“Dari pertemuan tersebut didapatkan hasil bahwa pertandingan akan mulai digelar sesuai jadwal dan nomor yang dipertandingkan pada Ahad (2/10) di Hall Renang, Rumbai, dan semua yang hadir sudah menyepakatinya, kesimpulan hasil rapat adalah pertandingan dilanjutkan tanpa melihat status atlet yang tampil, dalam hal atlet Kejurnas atau tidak, seperti yang diributkan daerah lain,” ujar Bidang Pertandingan Popnas, Sanusi Anwar.
Berdasarkan jadwal semula, pertandingan renang yang sejatinya dilangsungkan pada Sabtu (1/10) batal, karena masing-masing provinsi peserta mendapatkan surat edaran yang berisikan bahwa sesuai dengan keputusan PRSI Pusat, atlet renang yang mengikuti Pelatnas tidak diizinkan tampil di kejuaraan junior, hal tersebut berkaitan dengan keberadaan salah seorang atlet berprestai Riau, I Gede Siman yang masuk tim Pelatnas Sea Games.(das/*2)

0 komentar: on "Emas Riau dari Senam, Takraw dan Gulat"
Posting Komentar