Tempatkan Text atau gambar disini
Masih Proses, Mohon Sabar
Sponsored By :Riau Bertuah.

Senin, 10 Oktober 2011

Direksi Jawa Pos Group ke Wina, Australia

SURABAYA (RP) - Satu hari lagi, Jawa Pos akan meraih penghargaan prestisius; Newspaper of the Year, World Young Reader Prize 2011.

Award yang diberikan oleh Asosiasi Penerbit Sedunia, WAN-IFRA (World Association of Newspapers and News Publishers), itu akan diterima pada acara roundtable menjelang pembukaan kongres koran sedunia pada 12 Oktober di Wina, Austria.

Selain diikuti ribuan pengelola media sejagad, rangkaian acara yang bertajuk World Newspaper Week itu juga diikuti 40 pimpinan perusahaan Jawa Pos Group.

‘’Ini salah satu kesempatan kita untuk melihat perkembangan bisnis media sedunia. Karena itu, banyak direksi kita yang tertarik untuk hadir dalam acara itu,’’ kata Azrul Ananda, Direktur Utama PT Jawa Pos Koran.

Azrul sendiri akan menjadi pembicara utama pada acara penghargaan Newspaper of the Year. Dia akan menjelaskan kiprah dan inovasi Jawa Pos hingga berhasil meraih gelar koran terbaik di dunia tahun ini. Selain itu, dia juga akan berbagi ilmu saat menjadi pembicara di forum editor sedunia.

Sekadar informasi, pada event World Newspaper Week yang dihelat 10-15 Oktober tersebut, ada rangkaian acara menarik. Selain kongres koran sedunia, ada juga editor forum dan pemeran media sejagad, baik elektronik, digital, maupun cetak. Sederet tokoh dan pengusaha koran dunia akan hadir dalam acara tersebut.

Ahad (9/10) sore, sebagian awak Jawa Pos Group bertolak ke Wina. Rombongan dibagi dua kloter. Kelompok pertama Ahad (9/10) terbang dari Surabaya via Singapura menuju Munich, Jerman.

Rombongan yang terdiri dari direksi dan para pemimpin redaksi Jawa Pos Group itu akan melanjutkan perjalanan ke Wina lewat jalur darat via kereta cepet Austria, Railjet.

Diperkirakan, awak Jawa Pos Group tiba di Austria pada 10 Oktober sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Total perjalanan membutuhkan waktu 18 jam. Yakni empat jam naik kereta cepat dari Munich ke Wina, 14 jam penerbangan Surabaya-Singapura-Munich.

‘’Rombongan kedua akan berangkat Senin (10/10) sore dengan rute perjalanan yang sama dengan kloter pertama. Mereka terdiri dari 16 direksi, dan sampai di Austria Selasa (11/10) sore waktu setempat,’’ beber Khoiron Fadil, koordinator event Jawa Pos-WAN-IFRA, sekaligus tour leader Jawa Pos Group di Eropa.

Selain Azrul Ananda, direksi Jawa Pos yang ikut di antaranya Komisaris Dorothea Samola, CEO Jawa Pos Ratna Dewi, Direktur Jawa Pos Nany Wijaya, dan Eddy Nugroho, wakil direktur.

‘’Melihat banyak tokoh media top dunia yang menjadi pembicara, saya memutuskan untuk mengikuti kongres secara penuh. Sekaligus untuk meningkatkan wawasan,’’ ungkap Nany Wijaya.  

Dari pimpinan Jawa Pos Group, di antaranya Rida K Liamsi (CEO JPNN), Suparno Wonokromo (CEO Sumeks Group), Imawan Mashuri (Dirut JTV), Makmur Kasim (CEO Riau Pos), Sukriansyah Sultan Latief (Direktur Harian Fajar), Suhendro Boromo (Direktur Manado Pos), Budi Rahman Hakim (Direktur Rakyat Merdeka Group), Rohman Budijanto (Direktur Radar Malang), Justin Herman (Direktur Radar Bali), M Noer Sardono (Direktur Indopos) dan direksi lain.    

Setelah mengikuti World Newspaper Week, pada 16 Oktober, sebagian rombongan melanjutkan perjalanan dinas dan tur. Rombongan direksi JPNN, akan bertolak ke Spanyol untuk mengunjungi kota Barcelona, Madrid, Granada, dan Cordoba.

Kemudian, rombongan Jawa Pos dan Radar Timur-Tengah (Ramen) menuju Bern, sekaligus menghadiri undangan Dubes RI untuk Swiss, Djoko Susilo, yang juga mantan wartawan Jawa Pos.

‘’Ada juga yang langsung pulang setelah kongres, termasuk Azrul. Sebagian direksi Jawa Pos balik ke Jerman untuk menjalani pertemuan dengan para pengusaha koran dan pabrik kertas di Frankfurt,’’ kata Iro, sapaan Khoiron Fadil.

Harian Jawa Pos sendiri resmi meraih penghargaan tertinggi Newspaper of the Year pada 19 Agustus lalu. Dalam pengumuman resmi itu, WAN-IFRA menyebutkan daftar pemenang dalam berbagai kategori.

Sejumlah harian paling terkenal di dunia, seperti Yomiuri Shimbun (Jepang), Chicago Tribune dan Wall Street Journal (AS), termasuk dalam barisan yang disisihkan Jawa Pos untuk meraih penghargaan tertinggi.

World Young Reader Prize 2011 merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan WAN-IFRA, yang beranggotakan lebih dari 18 ribu penerbitan di 120 negara.

Penghargaan diberi dalam berbagai kategori, untuk menghargai inovasi-inovasi yang dilakukan koran dalam menggandeng pembaca muda.

Di helat 2011 ini, Jawa Pos meraih Top Prize (Penghargaan Utama) untuk kategori Enduring Excellence (konsistensi dalam menghasilkan karya superior). Penghargaan diraih berkat program ‘’DetEksi’’, sebuah departemen dan halaman khusus anak muda yang sudah aktif sejak Februari 2000.

Tim juri lantas menobatkan Jawa Pos sebagai pemenang secara keseluruhan, meraih gelar Newspaper of the Year. Lebih lanjut, juri menilai halaman ‘’DetEksi’’ —yang terbit setiap hari di Jawa Pos— sebagai sesuatu yang ‘lebih’ dari sekadar halaman anak muda biasa.

Menurut Dr Aralynn McMane, executive director, Young Readership Development WAN-IFRA, Jawa Pos meraih kemenangan secara mutlak. ‘’Terus terang tim juri membuat keputusan dengan sangat mudah,’’ ungkap McMane, yang juga jadi salah seorang juri, bersama para pakar pembaca muda dunia dan pemenang-pemenang terdahulu.(*/iro/jpnn) 

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Direksi Jawa Pos Group ke Wina, Australia"

DPRD Siak
Blogger Bertuah