Rp30 Miliar untuk Riau Air Belum Dapat Dicairkan
PEKANBARU (RP) - Pemprov Riau dalam APBD-P 2011 telah menganggarkan dana segar untuk pemulihan perusahaan penerbangan milik daerah PT Riau Air sebesar Rp30 miliar. Hanya saja, saat ini alokasi dana tersebut belum dapat dicairkan.
Kondisi tersebut, dikarenakan masih adanya beberapa tahapan yang harus dilalui untuk penggunaan alokasi dana pemerintah tersebut.
Seperti pembahasan dan persetujuan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Demikian diutarakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau, Ramli Walid kepada Riau Pos, akhir pekan lalu.
‘’Saya bersama Karo Keuangan ikut mengantarkan pengesahan APBD P ke Kemendagri. Jika telah disetujui, baru Rp30 miliar anggaran yang dialokasikan untuk Riau Air dapat digunakan,’’ paparnya.
Hanya saja, Ramli mengaku tidak mengetahui secara detail tentang spesifikasi peruntukan alokasi dana tersebut. Namun, menurutnya pihak manajemen sudah tentu memiliki perencanaan untuk memperbaiki kondisi yang sedang dialami maskapai kebanggaan Riau itu. ‘’Saya tidak tahu peruntukannya. Itu lebih pertimbangan manajemen Riau Air,’’ paparnya.
Dikatakan Ramli, kendati alokasi dana Rp30 miliar untuk Riau Air masih dalam tahap evaluasi Kemendagri, pihaknya berharap anggaran itu dapat disetujui. Sehingga, manajemen PT Riau Air dapat menggunakannya dengan tepat.
Ramli juga mengakui, berhentinya pengoperasian burung besi selama ini, lantaran kurangnya daya dukung finansial.
Karena itu, Pemprov Riau tetap memberikan dukungan dana demi beroperasinya kembali maskapai penerbangan milik daerah itu.
‘’Jika proses evaluasi sudah final. Maka alokasi dana ini sudah dapat dicairkan, ini yang sedang kita gesa,’’ imbuhnya.(rio)

0 komentar: on "Rp30 Miliar untuk Riau Air Belum Dapat Dicairkan"
Posting Komentar